+ Posted by
Jumat, 5 Juni 2026 | 11:21 WIB
Comments (0)
dilihat (7)
Kaliwungu, 4 Juni 2026 SMA Negeri 1 Kaliwungu melaksanakan aksi gerakan sehari tanpa kendaraan bermotor bagi warga sekolah, kegiatan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomorc8/000.8.3/3.2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Provinsi Jawa Tengah terkait efifiensi hemat energi dan Program Adiwiyata SMA Negeri 1 Kaliwungu Kamis (4/07/26).
Tanggal 5 Juni, merupakan peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia. Peringatan ini tidak hanyamenjadi sebuah momentum saja, tetapi juga berfungsi untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata dalam menghadapi Triple Planetary Crisis yang meliputi perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan polusi. Tantangan tersebut memerlukan keterlibatan seluruh masyarakat melalui langkah- langkah konkret yang berkelanjutan. Melalui tema Now For Climate pada Hari Linkungan Hidup Sedunia, SMA Negeri 1 Kaliwungu berkomitmen dan berupaya melakukan aksi nyata untuk menghadapi Triple Planetary Crisis. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh warga SMA Negeri Kaliwungu yaitu "Sehari Tanpa Kendaraan Bermotor" yang diberlakukan pada tanggal 4 Juni 2026. Pada kegiatan ini, seluruh warga sekolah tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor dan hanya diperkenankan membawa sepeda, sepeda listrik, ataupun menggunakaan kendaraan fasilitas umum. Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen untuk efisiensi atau pengehematan energi dan mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan bermotor.
Plh Kepala SMA N 1 Kaliwungu Sri Mulyani, S.Pd., M.Si menyampaikan sangat mendukung gerakan ini. Melalui "Gerakan Sehari Tanpa Berkendaraan Motor ke Sekolah" hari ini memberikan banyak manfaat bagi seluruh warga sekolah. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor, lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman, aman, dan bebas dari kemacetan saat jam kedatangan maupun kepulangan siswa. Udara di sekitar sekolah terasa lebih bersih karena berkurangnya emisi gas buang CO, sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan ramah lingkungan.
Bagi siswa, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menghemat energi dan menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini. Selain itu, siswa yang berjalan kaki atau bersepeda memperoleh manfaat kesehatan karena lebih aktif bergerak, meningkatkan kebugaran fisik, serta melatih kemandirian dan kedisiplinan. Kegiatan ini juga mengajarkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi guru dan tenaga kependidikan, gerakan ini menjadi sarana untuk memberikan teladan nyata kepada peserta didik dalam menerapkan gaya hidup hemat energi dan berwawasan lingkungan. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara guru, siswa, dan orang tua karena adanya kerja sama dalam mendukung pelaksanaan program sekolah yang peduli lingkungan.
Secara keseluruhan, gerakan sehari tanpa berkendaraan motor tidak hanya membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi karbon, tetapi juga memperkuat budaya peduli lingkungan di sekolah. Program ini menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter warga sekolah yang bertanggung jawab, sehat, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.
Selain itu, wilayah Kaliwungu Selatan juga memiliki kawasan hutan lindung dengan beranekaragam flora dan faunanya. Pada momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup ini, kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kaliwungu Selatan untuk senantiasa menjaga hutan kita dengan cara tidak membuang sampah di wilayah sekitar hutan dan tidak menebanghutan. Sehingga, hutan kita tetap asri dan keanekaragaman hayati tetap terjaga.
TIM ADIWIYATA
Dokumentasi :
https://www.instagram.com/reel/DZJV9-whGJV/?igsh=MWZqNXRzNHZpMXg1bw==
Foto-foto :
.jpg)

Komentar